• Jelajahi

    Copyright © KICAU NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BERITA RILIS: PERINGATAN KERAS ATAS EKSPANSI TANPA BATAS DAN ANCAMAN TERHADAP TANAH ADAT DI PAPUA

    ADMINISTRASI
    Senin, 18 Mei 2026, Mei 18, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T11:42:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     
     
    BERITA RILIS: PERINGATAN KERAS ATAS EKSPANSI TANPA BATAS DAN ANCAMAN TERHADAP TANAH ADAT DI PAPUA
     



    Medan, 19 Mei 2026 – Sebuah film dokumenter berjudul "Pesta Babi" kini tengah dilarang peredarannya secara habis-habisan. Langkah pengekangan ini memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya ingin ditutupi? Papua yang diakui sebagai milik dunia dan berfungsi sebagai paru-paru dunia, kini terindikasi menjadi sasaran ekspansi besar-besaran yang menyimpan niat jahat di baliknya.
     


    Sudah terlalu lama penjarahan sumber daya alam dan tanah dilakukan dengan kedok nama investasi. Kehadiran perkebunan besar di tanah Papua terbukti kerap memicu konflik berkepanjangan antara masyarakat adat dengan pihak pengelola. Praktik penyerobotan tanah adat dan tanah ulayat terus terjadi, dan jika dibiarkan, kondisi ini diprediksi akan menjadikan Papua sebagai lahan sengketa tanah yang tiada habisnya selama 30 tahun ke depan.
     
    Kami mengingatkan kembali pada peraturan yang seharusnya menjadi payung perlindungan, yaitu UU Agraria serta UU Tanah Adat dan Tanah Ulayat. Undang-undang ini ada untuk menjamin hak-hak masyarakat adat atas wilayah leluhurnya, bukan sekadar tulisan mati yang diabaikan demi keuntungan segelintir pihak.
     
    Papua adalah paru-paru dunia yang menjaga keseimbangan ekosistem bumi. Jangan sampai kekayaan alam dan hak ulayat warga asli Papua musnah demi ambisi yang merugikan banyak pihak. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyebarluaskan pesan ini, agar suara keadilan dan perlindungan tanah adat terdengar sampai ke telinga seluruh bangsa dan dunia.
     
    #PapuaParuParuDunia #HakTanahAdat #TolakPenjarahan #UUAgaria #TanahUlayat
     
     
     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +